Google+ Followers

Tuesday, June 18, 2013

SEMANGAT KEMAJUAN PENDIDIKAN

PENDIDIKAN adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan setiap manusia. Manusia yang terdidik dapat menjadi manusia/insan yang beradab, bersopan santun dan berbudaya. Tanggal 2 Mei merupakan hari yang bersejarah dalam dunia pendidikan di Indonesia. Pasalnya, pada hari itu adalah hari lahirnya bapak pendidikan kita Ki Hajar Dewantara yang sekaligus menjadi Hari Pendidikan Nasional karena jasa-jasanya memajukan pendidikan di Indonesia. Maka dari itu, setiap tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Kamis, tanggal 2 Mei 2013 adalah hari yang sangat berkesan dan bersejarah bagi kami guru-guru SM-3T asal Aceh yang menjalankan tugas di Kabupaten Lembata. Beruntungnya, kami diminta oleh Dinas PPO untuk memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di pulau yang terkenal dengan ikan pausnya.
Pemberitahuan tentang terlibatnya kami dalam agenda tahunan ini bisa dikatakan sangat mendadak, yakni empat hari sebelum hari ha-nya. Walaupun waktunya singkat untuk persiapan acara ini, namun beberapa sahabat SM-3T berkesempatan mewakilkan sekolah mereka untuk mengisi peringatan Hardiknas ini melalui penampilan siswa-siswi mereka yang luar biasa.
Apel bendera dalam peringatan Hardiknas berlangsung dengan hikmat di Kantor Bupati Lembata dihadiri oleh Wakil Bupati Lembata dan tamu undangan lainnya.



Selesai apel bendera dan penyerahan hadiah untuk siswa-siswi pemenang OSN (Olimpiade Sains Nasional), tiba waktunya menyaksikan rangkaian acara hiburan yang disuguhkan oleh siswa-siswi maupun guru-guru SM-3T sendiri.
Tari saman yang menjadi tarian khas Aceh yang mendunia ditampilkan oleh delapan siswi SMP 7 Maret Lebatukan, binaan Rahmi Mudri dan Nurul Fitri yang sekaligus menjadi syeh-nya. Mereka du orang yang bertugas di sekolah tersebut mengenakan pakaian khas NTT, ditambah delapan siswi yang menjadi penari juga berpakaian khas NTT, berkolaborasi dalam tarian khas Aceh, sungguh perpaduan budaya yang luar biasa indah.


Sementara kawan kami yang bertugas di SMP 1 Ile Ape, Nurafniar dan Sri Ekayanti membondong siswa-siswi mereka untuk menampilkan drama yang bertemakan pendidikan. Aksi mereka sangat gagah dan setiap adegan maupun dialog dalam drama tersebut memiliki makna tersendiri, tentunya berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Rekan-rekan kami SM-3T membuat acara semakin meriah dengan penampilan mereka membawakan tarian khas Batak, Tor-tor. Beranggotakan 10 perempuan cantik (Vresthein M.K. Sagala, Eka Susantri, Warsyidah, Rahmaniah P.D, Hayaton Nora, Eka Julia, Nurlisa, Ulfa Shundari, Mutiasari, Dewi Kasniar), tarian tor-tor ini menjadi tontonan yang sangat menarik bagi para hadirin di halaman kantor bupati.



Tidak hanya itu saja, guru SM-3T Bahasa Indonesia yang bertugas di Bean Kec. Buya Suri, Teuku Fajriman membawakan sebuah puisi yang bertemakan pendidikan. Penampilannya bak Sang Pujangga menarik perhatian para hadirin semuanya.

Walaupun postingan saya ini tentang Hardiknas sudah lewat hampir dua bulan, setidaknya inilah partisipasi kami dalam mendukung kemeriahan peringatan Hardiknas di Kabupaten Lembata. Itu artinya, pendidikan bukan sebatas pada proses belajar mengajar saja, akan tetapi bagaimana mengisinya dengan hal-hal positif.
Semoga semangat kemajuan pendidikan tidak hanya pada tanggal 2 Mei, tapi terus terpatri di sanubari setiap diri kita dalam membangun kejayaan negeri tercinta terutama dalam hal pendidikan untuk mewujudkan Indonesia jaya.